Pengharapan

pengharapan dan penghiburan untuk yang memerlukan

May 29th, 2012

Pengharapan dan penghiburan bagi yang memerlukan.  Bergabunglah bersama kami, semoga anda mendapat penghiburan dan ketenangan jiwa.

Memilih Pasangan Hidup

July 7th, 2012

MENCARI PASANGAN HIDUP?
PERTIMBANGAN UNTUK MASA DEPAN

 

CINTA.   Apakah itu cinta?

Orang beranggapan bahwa cinta adalah perasan suka kepada lawan jenis. Tapi disini cinta itu adalah cinta yang berasal  dari surga, cinta itu sendiri bersih dan suci, cinta itu bukan hawa napsu. Karena hawa napsu itu akan bersifat keras kepala, terburu napsu, tidak masuk akal, tidak mau menerima segala larangan dan akan menjadikan pilihannya itu suatu berhala. Cinta karena hawa napsu itu menjadi kesempatan setan masuk dalam perasaan kita. Setan tetap sibuk mendesak orang- orang muda yang tidak berpengalaman supaya kawin.

Padahal pikiran hendak kawin rupanya mempunyai kuasa yang berisi obat sihir keatas pikiran sekian banyak orang-orang muda. Dua orang berkenalan satu sama lain, mereka bergila- gilaan satu sama yang lain, pikirannya bertumpu kesana saja, pikiran mereka dibutakan dan pertimbangan dibuangkan begitu saja. Mereka tidak mau dinasihati dan tidak mau diawasi, melainkan didesaknya  supaya kemauannya itu dituruti dengan tidak memperdulikan apa akibatnya kelak.

Kita tahu bahwa perkawinan menyangkut hidup kemudiaan hari, baik dalam dunia baik pun dalam dunia akhirat.

Karena itu pikirkan dengan matang dan menimbang- nimbang  jangan mabuk cinta, jangan tergopoh-gopoh untuk menikah,  jangan biarkan seorang cewek hamil diluar nikah, apalagi hubungan yang terlalu pagi atau kanak- kanak.

Pertimbangan- pertimbangan untuk menikah:

  1. Pilih orang yang seiman
  2. Tidak Egois
  3. Mau menerima kesalahan kita yang wajar
  4. Tidak bertindak sebagai dictator
  5. Takut akan Tuhan

Tetapi perlu menambah untuk perlu kita tahu bahwa :

  • Seorang wanita  jika ingin memilih seorang pria yang baik kita perlu meneliti dulu, pertama kita lihat apakah pria itu mempunyai ibu? Kalau mempunyai ibu, bagaimana sikap pria itu terhadap ibunya? Apakah ia hormat, cinta, lemah lembut dan perhatiaan? Kalau tidak. Bagaimana nanti sikap dia terhadap istrinya kelak kalau dia tidak menghargai ibunya?
  • Lalu jika seorang pria memilih seorang wanita. Lihat saja apakah dia termasuk orang yang boros atau tidak? Kalau boros, bagaimana dia dapat mengatur keuangan dalam rumah tangganya kelak?
  • Seorang wanita juga harus memperhatikan apakah pria yang akan kita pilih itu bekerja? Kalau tidak, bagaimana tanggung jawabnya terhadap istrinya kelak? Apakah diganti, yang menjadi kepala keluarga adalah wanita?
  • Apakah orang yang menjadi pilihan kita akan memajukan kita atau tidak? Atau kalau-kalau pilihan kita malah menjadikan kemelorotan buat kita.
  • Apakah orang yang kita pilih dapat mendekatkan kita pada Tuhan dan menolong untuk masuk surga atau sebaliknya?

Jadi serahkanlah diri kita kepada   Tuhan sebelum kita menyerahkan diri kita kepada sahabat dunia. Dan jagalah dengan berhati-hati sekali, untuk memilih pasangan jangan sampai kita sudah terikat. Terikat seperti pertunangan dengan perjanjiaan, tetapi lebih baik dan jauh lebih baik memutuskan pertunangan itu sebelum menuju perkawinan karena daripada bercerai di kemudiaan hari, sebagaimana banyak dilakukan orang.

 

Tari

Pengharapan

pengharapan dan penghiburan untuk yang memerlukan