Pengharapan

pengharapan dan penghiburan untuk yang memerlukan

May 29th, 2012

Pengharapan dan penghiburan bagi yang memerlukan.  Bergabunglah bersama kami, semoga anda mendapat penghiburan dan ketenangan jiwa.

Doa dan Iman

April 27th, 2014

Sering sekali anak-anak Tuhan mengabaikan doa, khususnya doa pribadi. Banyak juga yang tidak menyadari bahwa iman merupakan hak istimewa dan tugas mereka untuk melatihnya.  Atau sering kali umat Tuhan menunggu ada perasaan / bisikan dan itu dianggap sebagai iman.

Perasaan bukanlah iman.  Iman adalah bagian kita untuk mengusahakan dan melatihnya, sedangkan perasaan / bisikan adalah anugerah Allah.  Iman yang benar akan bertahan dan berani klaim janji berkat, sampai itu menjadi kenyataan dalam hidup kita.  Kita harus percaya bahwa kita sudah menerima berkat, sebab iman kita yang memegang janji itu.

Karena itu Aku berkata kepadamu, apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.  Mar 11:24

Inilah iman yang sebenarnya, percaya bahwa kita sudah menerima berkat, walaupun sebelum itu menjadi kenyataan.

Banyak orang mengira mereka punya iman yang besar saat merasakan kehadiran Roh Kudus.  Tetapi hal ini mengacaukan antara iman dan berkat yang datang melalui iman.

Waktu paling baik untuk melatih iman adalah saat kita merasa miskin atau kekurangan akan Roh Allah.  Saat awan tebal kegelapan terlihat berada diatas kehidupan, maka ini adalah waktu bagi iman untuk menembus kegelapan dan mengusir awan gelap.

Iman yang benar berdasarkan akan janji dari firman Tuhan dan itu bagi mereka yang mematuhi dan mempercayai Firman Allah.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki dan kamu akan menerimanya.  Yoh 15:7

dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari padaNya karena kita menuruti segala perintahNya dan berbuat apa yang berkenan kepadaNya.  1Yoh 3:22

Kita harus lebih banyak lagi melakukan doa pribadi.  Kristus adalah pokok anggur dan kita adalah carangnya.  Jika kita hendak bertumbuh dan berbuah maka kita harus secara terus menerus mendapat nutrisi dari pokok anggur itu.  Diluar pokok anggur itu kita tidak bisa apa apa.

Mengapa tidak ada lagi iman dan kekuatan di Israel ?  Karena kamu terlalu cepat meninggalkan lengan Allah.  Desakkan permohonanmu kepada Tahta Allah dan pegang itu dengan iman yang kuat.  Percayalah bahwa kamu sudah menerimanya maka kamu akan menerimanya.

Ingat dengan pengalaman Elia, saat dia harus berdoa sebanyak 7 kali sebelum hujan akhirnya turun.

Aku melihat bahwa kita meragukan kebenaran dari janji itu, dan ini melukai Juru Selamat dengan kurangnya iman kita.

Angkat senjatamu dan lebih dari itu semua, ambil perisai iman, dan itu akan menjaga hati kita, menjaga hidup kita dari panah api orang-orang fasik.  Jika musuh kita dapat mengambil keuntungan karena mata kita yang beralih dari Yesus, dari kasihNya, dari rahmatNya yang besar dan hanya melihat kekuatan kita sendiri, kita tidak akan lagi dilindungi oleh perisai iman maka kita dengan cepat akan jatuh kedalam pencobaan dan tidak mendapat keuntungan dari ujian ini.

Orang lemah seharusnya segera memandang pada Yesus dan percaya padanya, maka iman itu akan dilatih dan bertumbuh.

Early Writing – Bab 17

- Translate by Admin -

Memilih Pasangan Hidup

July 7th, 2012

MENCARI PASANGAN HIDUP?
PERTIMBANGAN UNTUK MASA DEPAN

 

CINTA.   Apakah itu cinta?

Orang beranggapan bahwa cinta adalah perasan suka kepada lawan jenis. Tapi disini cinta itu adalah cinta yang berasal  dari surga, cinta itu sendiri bersih dan suci, cinta itu bukan hawa napsu. Karena hawa napsu itu akan bersifat keras kepala, terburu napsu, tidak masuk akal, tidak mau menerima segala larangan dan akan menjadikan pilihannya itu suatu berhala. Cinta karena hawa napsu itu menjadi kesempatan setan masuk dalam perasaan kita. Setan tetap sibuk mendesak orang- orang muda yang tidak berpengalaman supaya kawin.

Padahal pikiran hendak kawin rupanya mempunyai kuasa yang berisi obat sihir keatas pikiran sekian banyak orang-orang muda. Dua orang berkenalan satu sama lain, mereka bergila- gilaan satu sama yang lain, pikirannya bertumpu kesana saja, pikiran mereka dibutakan dan pertimbangan dibuangkan begitu saja. Mereka tidak mau dinasihati dan tidak mau diawasi, melainkan didesaknya  supaya kemauannya itu dituruti dengan tidak memperdulikan apa akibatnya kelak.

Kita tahu bahwa perkawinan menyangkut hidup kemudiaan hari, baik dalam dunia baik pun dalam dunia akhirat.

Karena itu pikirkan dengan matang dan menimbang- nimbang  jangan mabuk cinta, jangan tergopoh-gopoh untuk menikah,  jangan biarkan seorang cewek hamil diluar nikah, apalagi hubungan yang terlalu pagi atau kanak- kanak.

Pertimbangan- pertimbangan untuk menikah:

  1. Pilih orang yang seiman
  2. Tidak Egois
  3. Mau menerima kesalahan kita yang wajar
  4. Tidak bertindak sebagai dictator
  5. Takut akan Tuhan

Tetapi perlu menambah untuk perlu kita tahu bahwa :

  • Seorang wanita  jika ingin memilih seorang pria yang baik kita perlu meneliti dulu, pertama kita lihat apakah pria itu mempunyai ibu? Kalau mempunyai ibu, bagaimana sikap pria itu terhadap ibunya? Apakah ia hormat, cinta, lemah lembut dan perhatiaan? Kalau tidak. Bagaimana nanti sikap dia terhadap istrinya kelak kalau dia tidak menghargai ibunya?
  • Lalu jika seorang pria memilih seorang wanita. Lihat saja apakah dia termasuk orang yang boros atau tidak? Kalau boros, bagaimana dia dapat mengatur keuangan dalam rumah tangganya kelak?
  • Seorang wanita juga harus memperhatikan apakah pria yang akan kita pilih itu bekerja? Kalau tidak, bagaimana tanggung jawabnya terhadap istrinya kelak? Apakah diganti, yang menjadi kepala keluarga adalah wanita?
  • Apakah orang yang menjadi pilihan kita akan memajukan kita atau tidak? Atau kalau-kalau pilihan kita malah menjadikan kemelorotan buat kita.
  • Apakah orang yang kita pilih dapat mendekatkan kita pada Tuhan dan menolong untuk masuk surga atau sebaliknya?

Jadi serahkanlah diri kita kepada   Tuhan sebelum kita menyerahkan diri kita kepada sahabat dunia. Dan jagalah dengan berhati-hati sekali, untuk memilih pasangan jangan sampai kita sudah terikat. Terikat seperti pertunangan dengan perjanjiaan, tetapi lebih baik dan jauh lebih baik memutuskan pertunangan itu sebelum menuju perkawinan karena daripada bercerai di kemudiaan hari, sebagaimana banyak dilakukan orang.

 

Tari

Pengharapan

pengharapan dan penghiburan untuk yang memerlukan